RSS
Wecome to my Blog, enjoy reading :)

Minggu, 14 Agustus 2011

40 keistimewaan wanita

Berikut merupakan keistimewaan wanita menurut Islam, menunjukkan betapa Islam begitu menghormati dan menghargai para wanita yang sholehah.

1.Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 70 orang pria yang soleh.

2.Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang sentiasa menangis kerana takutkan ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA dan orang yang takutkan ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

3.Barang siapa yang membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah.

4.Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak pria. Maka barang siapa yang menyukakan anak perempuan seolah- olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail Alaihissalam

5.Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassallam) di dalam syurga.

6.Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya adalah syurga.

7.Daripada Aisyah r.a. “Barang siapa yang diuji dengan se Suatu daripada anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.

8.Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.

9.Apabila memanggil akan engkau dua orang ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.

10.Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

11.Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya dan direkannya (serta menjaga sembahyang dan puasanya).

12.Aisyah r.a. berkata “Aku bertanya kepada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassallam, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab baginda, “Suaminya.” “Siapa pula berhak terhadap pria?” tanya Aisyah kembali, Jawab Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassallam “Ibunya.”

13.Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana sahaja yang dia kehendaki.

14.Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

15.Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA menatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

16.Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA

17.Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia daripada dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

18.Apabila telah lahir (anak) lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.

19.Apabila semalaman (ibu) tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA

20.Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.

21.Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk dari pada 1,000 pria yang jahat.

22.Rakaat solat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.

23.Wanita yang memberi minum air susu ibu (asi) kepada anaknya daripada badannya (susu badannya sendiri) akan dapat satu pahala dari pada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.

24.Wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad.

25.Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.

26.Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut.

27.Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.

28.Wanita yang memerah susu binatang dengan “bismillah” akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.

29.Wanita yang menguli tepung gandum dengan “bismillah”, Allah akan berkatkan rezekinya.

30.Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.

31.Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.

32.Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari.

33.Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.

34.Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.

35.Jika wanita melayani suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun solat.

36.Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempo(2½ thn),maka malaikat-malaikat dilangit akan khabarkan berita bahwa syurga wajib baginya. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.

37Jika wanita memicit/mijat suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita memicit suami bila disuruh akan mendapat pahala 7 tola perak.

38.Wanita yang meninggal dunia dengan keredhaan suaminya akan memasuki syurga.

39.Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.

40.Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya yaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.

Kamis, 09 Juni 2011

Syukur di Semester 4 :)

.....

Gimana kabarnya di semester 4 ?? Hmm tidak terasa udah berakhir aja. Tawa, canda, senang, sedih, duka, derita, keringat yang mengalir, tubuh yang panas dingin, otak yang pusing, mata yang kurang tidur, tubuh yang sering masuk angin akibat begadang sampai peting (baca : malem-bahasa sunda), nilai yang tidak sesuai harapan, semua jadi satu di sana hhe rada lebay yaa. Banyak deh yang dirasin di semester 4 ini pokoknya, banyak bertemu orang-orang baru, pengalaman baru, pelajaran baru, dan banyak banget hal baru deh pokoknya yang belum ditemuin di semester sebelumya. Bener tidak? Karena semakin berjalannya waktu, pasti banyak hal baru yang ditemuin seandainya kita mau menyadari itu dan mau mengambil pelajaran dari hal tersebut.

Apapun itu yang dirasakan marilah kita bersyukur yuk, karena masih banyak hal yang harus kita syukuri. Hal-hal seperti di atas itu tidak ada apa-apanya dibandingkan yang Allah kasih ke kita, dari mulai nikmat sehat, umur panjang, nikmat masih bisa lihat, denger, berbicara, mempunyai orang tua yang sayang kepada kita, temen yang selalu menyemangati dalam hal duniawi maupun akhirat, masih banyak lagi deh yang patut kita syukuri yang tidak bakal kita bisa hitung seandainya di suruh hitung. Memakai rumus Schrodinger, Maxwell, Einsten maupun rumus apapun ini di dunia tidak ada yang bisa memecahkan atau menghitung nikmat yang Allah berikan kepada kita.

Salah satu kunci agar kita bisa semakin bertakwa kepada Allah SWT adalah dengan cara merenungkan dan memikir-mikir nikmat-nikmat Allah SWT, khususnya nikmat-nikmat yang sering terlupakan. Memang kita tidak akan mampu menghitung nikmat-nikmat Allah, sebagaimana ditegaskan Allah dalah surah Ibrahim ayat 34:

...و إن تعدوا نعمة الله لا تحصوها..... (إبراهيم: 34)

Jika kalian menghitung nikmat Allah maka niscaya kalian tidak akan bisa menghitungnya.


Namun begitu kita tetap diperintah untuk merenungkan nikmat-nikmat Allah, sebab ini akan membawa faedah yang besar bagi diri kita sendiri sebagai hamba-Nya. Setidaknya ada 2 faedah yang akan kita peroleh:

  1. Kita bisa membedakan antara nikmat yang betul-betul bermanfaat bagi hidup kita dan nikmat-nikmat semu yang cenderung merusak kualitas hidup kita.
  2. Mata hati dan pikiran kita menjadi tajam, tidak hanya melihat nikmat-nikmat yang besar yang kasat mata, tapi bisa dengan mudah melihat nikmat-nikmat yang sering tidak nampak, tersembunyi, dan terlupakan.

Jika ini bisa kita lakukan maka kita akan menjadi hamba-hamba yang syakuur (pandai bersyukur). Rasa syukur kita akan mendorong dan memperkuat ketulusan kita dalam beribadah, dan akhirnya hidup kita akan penuh dengan ketakwaan yang berkualitas terhadap Allah SWT.

Allah sungguh baik kepada kita, yang paling mengerti kita, karena semua peristiwa itu dibuat agar kita menyadari bahwa kita itu tidak ada apa-apanya di dunia ini, tidak ada yang patut kita sombongin, mulai dari harta atau ilmu yang kita punya. Seandainya kita menyadari dan bisa mengintip masa depan mungkin yang sekarang kita alami atau yang pernah kita alami itu adalah yang terbaik buat kita jika kita memang selalu berada di jalan-Nya. Semua itu adalah proses kedewasaan dan peningkatan keimanan kita terhadap-Nya.



Mari Bersyukur :)
Jika kita bersyukur Allah pun akan menambah nikmat yang di berikan kepada kita.


c.h.v

Sabtu, 12 Maret 2011

Tangisan ‘Amru bin Ash Karena Takut Kepada Allah

....

Diriwayatkan oleh Syammah al-Mahri :


Kami menjenguk ‘Amru bin Ash tatkala dia sedang sakit menjelang kematiannya.Dia memalingkan wajahnya ke tembok dan menangis panjang.

Kemudian anaknya berkata,” Apa yang membuat ayah menangis? Bukankan Rasulullah telah memberikan kepada ayah ini dan itu !”

Pada saat itu, dia menangis terisak-isak sambil memalingkan wajahnya kea rah tembok. Kemudian dia memalingkan wajahnya kepada kami, dan berkata, “Sesungguhnya sesuatu yang paling baik adalah kesaksian, bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.”

Akan tetapi dalam hidup ini aku telah mengalami tiga fase. Fase pertama, diriku adalah orang yang paling benci kepada Rasulullah. Sama sekali aku tidak suka jika ada orang yang membantunya. Jika melihatnya, maka aku ingin membunuhnya. Jika saja aku mati dalam keadaan seperti itu, maka sudah pasti aku akan termasuk penghuni neraka.

Fase kedua, kemudian Allah menjadikan Islam di dalam hatiku, dan aku datang kepada Rasulullah agar beliau membantuku. Aku berkata kepada Nabi,” Lebarkanlah tangan kananmu,” akan tetapi Nabi tetap menggemgam telapak tanganku.

Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam berkata,” Wahai ‘Amru kamu kenapa?”


‘Amru menjawab,” Aku ingin mengajukan syarat.”

Nabi bertanya,” Syarat apa itu?”

‘Amru menjawab,” Aku mengajukan syarat agar Nabi memaafkan diriku.”

Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,” Wahai ‘Amru, engkau tahu bahwa Islam telah melebur dosa-dosa yang ada sebelumnya, hijrah telah melebur dosa-dosa yang ada sebelumnya, dan haji telah melebur dosa-dosa yang terjadi sebelumnya.”

Fase ketiga, aku melihat dirikuorang yang paling mencintai Rasulullah. Mataku tidak bisa terlepas dari bayangan kemuliaannya. Jikalau aku diminta untuk melupakannya, maka aku tidak sanggup karena kedua mataku telah terpenuhi keagungannya. Jika saja aku mati dalam keadaan seperti ini, maka aku berharap menjadi penghuni surga.

Kemudian setelah itu, semuanya hilang hingga aku tidak tahu di manakah aku, atau bagaimana keadaanku. Jika aku mati, maka jangan layat aku dengan tangisan atau dengan apai ( adat orang jahiliyah; melayat orang meninggal dengan menangis sambil teriak-teriak dan membawa obor api). Jika kalian menguburku, maka makamkanlah aku ke dalam tanah. Sungguh aku minta tolong kepada kalian hingga aku tahu apa yang diperintahakan oleh para utusan Allah ( malaikat Munkar-Nakir kepada diriku).

Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang bisa belajar dari setiap kisah yang telah lalu. Mari kita giat mencari bekal untuk kehidupan di dimensi lain nanti. SemangKA ( Semangat Karena Allah )


 
Copyright 2009 me and physics Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Ezwpthemes